Potensi Kimpul (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott) Sebagai Bahan Pangan Lokal Alternatif Sumber Karbohidrat: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.56861/nutris.v1i2.162Keywords:
kimpul, karbohidrat, pangan lokal, diversifikasi panganAbstract
Kimpul (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott) merupakan salah satu komoditas umbi lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan pokok maupun bahan baku diversifikasi pangan. Kimpul termasuk kelompok tanaman famili Araceae yang menghasilkan umbi dengan kandungan pati dan karbohidrat relatif tinggi. Meskipun demikian, pemanfaatan kimpul di Indonesia masih terbatas dan umumnya dikonsumsi melalui pengolahan sederhana seperti direbus, dikukus, atau digoreng. Keterbatasan pemanfaatan tersebut menyebabkan potensi kimpul sebagai bahan pangan lokal bernilai ekonomi belum dimanfaatkan secara optimal. Literature review ini bertujuan mengidentifikasi potensi gizi dan teknologi kimpul sebagai sumber karbohidrat serta mengevaluasi peluang pemanfaatannya sebagai bahan baku berbagai jenis hidangan makanan. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap publikasi ilmiah mengenai komposisi kimia, karakteristik pati dan tepung, pengolahan, keamanan pangan, serta aplikasi kimpul dalam produk pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa umbi kimpul merupakan sumber karbohidrat terutama dalam bentuk pati, dengan karakteristik fungsional yang memungkinkan pengolahannya menjadi tepung dan bahan substitusi sebagian tepung terigu. Pengolahan menjadi tepung memberikan keuntungan berupa peningkatan umur simpan, kemudahan distribusi, serta fleksibilitas penggunaan. Tepung kimpul telah diteliti untuk berbagai produk seperti roti, mi, pasta, brownies, getuk, makanan ringan, dan produk pangan lainnya. Namun, keberadaan kalsium oksalat yang dapat menimbulkan rasa gatal dan ketidaknyamanan menjadi salah satu aspek penting yang harus dikendalikan melalui proses pengolahan seperti perendaman, perebusan, pengukusan, pengeringan, atau kombinasi perlakuan. Dengan demikian, kimpul memiliki prospek sebagai sumber karbohidrat lokal untuk mendukung diversifikasi pangan, pengurangan ketergantungan terhadap bahan pangan impor, peningkatan nilai tambah komoditas lokal, dan pengembangan produk pangan inovatif.
Downloads
References
Boakye, A. A., Wireko-Manu, F. D., Oduro, I., Ellis, W. O., & Gudjonsdottir, M. (2018). Utilizing cocoyam (Xanthosoma sagittifolium) for food and nutrition security: A review. Food Science & Nutrition, 6(4), 703–713. https://doi.org/10.1002/fsn3.602
Calle, J., Benavent-Gil, Y., & Rosell, C. M. (2021). Use of flour from cormels of Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott and Colocasia esculenta (L.) Schott to develop pastes foods: Physico-chemical, functional and nutritional characterization. Food Chemistry, 344, 128666. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2020.128666
Chandra, S., & Kumar, D. (2021). Aroids as underexplored tubers with potential health benefits. Advances in Food and Nutrition Research, 97, 319–359. https://doi.org/10.1016/bs.afnr.2021.02.018
Iwuoha, C. I., & Kalu, F. A. (1995). Calcium oxalate and physico-chemical properties of cocoyam (Colocasia esculentaand Xanthosoma sagittifolium) tuber flours as affected by processing. Food Chemistry, 54(1), 61–66. https://doi.org/10.1016/0308-8146(95)92663-5
Jatmiko, G. P., & Estiasih, T. (2014). Mie dari umbi kimpul (Xanthosoma sagittifolium): Kajian pustaka. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 2(2), 127–134.
Kabore, D., Ouattara, C. A. T., Pare, A., Samadoulougou-Kafando, P. M. J., & Traoré, S. A. (2017). Study of the nutritional characteristics and technological properties of Xanthosoma sagittifolium tubers (Tabouchi) from Burkina Faso. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 6(1), 379–386. https://doi.org/10.20546/ijcmas.2017.601.046
Ligo, H., Kandou, J., & Mamuaja, C. (2017). Pengaruh substitusi tepung kimpul (Xanthosoma sagittifolium) dalam pembuatan roti. COCOS, 8(2). https://doi.org/10.35791/cocos.v1i1.14875
Lumu, R., & Katongole, C. (2011). Comparative reduction of oxalates from New Cocoyam (Xanthosoma sagittifolium) leaves by four processing methods. Livestock Research for Rural Development, 23(1).
Paramita, O., & Ambarsari. (2017). Perbaikan kualitas fisio-kimia tepung kimpul (Xanthosoma sagittifolium) dengan metode penepungan yang berbeda. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 5(2). https://doi.org/10.15294/teknobuga.v5i2.15369
Pérez, E. E., Gutiérrez, M. E., Pacheco de Delahaye, E., Tovar, J., & Lares, M. (2007). Production and characterization of Xanthosoma sagittifolium and Colocasia esculenta flours. Journal of Food Science, 72(6), S367–S372. https://doi.org/10.1111/j.1750-3841.2007.00420.x
Rahmawati, P. A. D., Oktavianty, H., & Adisetya, E. (2023). Pengolahan kimpul (Xanthosoma sagittifolium) menjadi getuk panggang gula aren sebagai inovasi produk khas Desa Bokoharjo, Sleman. BIOFOODTECH: Journal of Bioenergy and Food Technology, 2(1). https://doi.org/10.55180/biofoodtech.v2i1.612
Sefa-Dedeh, S., & Agyir-Sackey, E. K. (2004). Chemical composition and the effect of processing on oxalate content of cocoyam (Xanthosoma sagittifolium and Colocasia esculenta) cormels. Food Chemistry, 85(4), 479–487. https://doi.org/10.1016/S0308-8146(02)00244-3
Putri, N. A. (2021). Kajian karakteristik sensoris, karbohidrat, dan serat kasar brownies kukus berbahan dasar tepung talas kimpul (Xanthosoma sagittifolium) sebagai alternatif makanan selingan penderita diabetes mellitus. Institutional Repository STIKes Harapan Bangsa.
Ningrum, N. N. W., Putra, I. N. K., & Wiadnyani, A. A. I. S. (2025). Pengaruh perbandingan tepung talas kimpul (Xanthosoma sagittifolium) termodifikasi autoclaving-cooling dengan terigu terhadap karakteristik mi basah. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (ITEPA), 14(2). https://doi.org/10.24843/itepa.2025.v14.i02.p04
Fatharani Putri, M. R., Triastuti, U. Y., & Priyanti, E. (2025). Analisis daya terima, gizi, dan finansial produk olahan berbasis tepung kimpul (Xanthosoma sagittifolium) dan bandeng (Chanos chanos). GARINA: Jurnal Gizi dan Nutrisi, 17(2). https://doi.org/10.69697/garina.v17i2.353
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
