Kajian Kepustakaan Sistematis (Systematic Literature Review) Tentang Kebahagiaan (Happiness) Dan Kesejahteraan Psikologis (Subjective Well-Being) Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Negara Berkembang & Maju Dari Tahun 2020 – S/D. 2024

Authors

  • Liza Anggraeni Universitas Salakanagara

DOI:

https://doi.org/10.56861/kkbh.v10i1.97

Keywords:

Happiness, Students, College, Positive Psychology.

Abstract

Kebahagiaan (happiness) dan kesejahteraan subjektif secara psikologis (subjective well-being) merupakan dimensi penting bagi mahasiswa karena dapat memberikan dampak positif terhadap prestasi akademik dan hubungan sosial. Kebahagiaan merupakan salah satu landasan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan menjadi tujuan yang ingin dicapai oleh setiap individu. Namun, tingkat kebahagiaan di kalangan mahasiswa masih tergolong rendah. Kebahagiaan dapat dipahami sebagai derajat pemaknaan positif secara kognitif, afektif, dan konatif terhadap kepuasan hidup, kepuasan pribadi, serta kegembiraan dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu, kebahagiaan dan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa menjadi aspek yang penting untuk dikaji. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review berupa analisis bibliografis terstruktur terhadap artikel jurnal yang relevan dengan topik kebahagiaan dan kesejahteraan subjektif mahasiswa. Literatur yang dianalisis merupakan publikasi internasional dalam rentang lima tahun terakhir, yaitu tahun 2020–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan analisis artikel penelitian yang menggunakan instrumen laporan diri (self-report) untuk mengukur kesehatan umum, kesejahteraan psikologis, dan kebahagiaan subjektif. Sebagian besar penelitian yang ditelaah menggunakan desain cross-sectional non-eksperimental dan analisis regresi. Literatur yang dianalisis melibatkan sekitar 25 artikel dengan karakteristik responden dan faktor determinan yang beragam, seperti usia, program studi, jenis perguruan tinggi, jalur masuk universitas, budaya dan latar belakang negara, ras, suku, agama, pola asuh keluarga, status personal mahasiswa, komunitas dan jejaring sosial, proyeksi karier, kondisi ekonomi, kemapanan finansial, serta berbagai pengalaman hidup mahasiswa. Hasil telaah secara dominan menunjukkan bahwa mahasiswa yang berkuliah di institusi yang sesuai dengan pilihan dan keinginannya serta mahasiswa yang telah menikah atau sedang menjalani hubungan romantis cenderung memiliki tingkat kebahagiaan subjektif yang lebih tinggi. Selain itu, model mediasi menunjukkan bahwa persepsi terhadap kesehatan umum berhubungan dengan kebahagiaan subjektif melalui kesejahteraan psikologis, khususnya kebahagiaan dan harga diri (self-esteem). Kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup serta penguatan resiliensi dan optimisme mahasiswa. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara pengalaman dan perjalanan akademik dengan pemaknaan hidup yang positif, kepuasan hidup, serta kegembiraan dalam menjalani kehidupan. Beberapa perbedaan tingkat kebahagiaan ditemukan berdasarkan jenis kelamin, perjalanan karier akademik, pekerjaan ayah, dan pekerjaan ibu. Selain faktor individual, interaksi sosial juga memiliki peran penting dalam mempertahankan kebahagiaan dan kesejahteraan subjektif mahasiswa. Memprioritaskan kebahagiaan dan kesejahteraan subjektif dapat membantu menciptakan pengalaman akademik di perguruan tinggi yang lebih positif, produktif, dan memuaskan bagi mahasiswa. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan kesehatan umum, kualitas hidup, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa melalui pengembangan adversity quotient, resiliensi, optimisme, mindfulness, dan self-esteem. Penguatan berbagai aspek tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menghadapi berbagai tantangan akademik dan kehidupan secara lebih adaptif serta mendukung pencapaian kehidupan yang lebih sejahtera.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-05-30

How to Cite

Liza Anggraeni. (2024). Kajian Kepustakaan Sistematis (Systematic Literature Review) Tentang Kebahagiaan (Happiness) Dan Kesejahteraan Psikologis (Subjective Well-Being) Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Negara Berkembang & Maju Dari Tahun 2020 – S/D. 2024. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada, 10(1), 38–77. https://doi.org/10.56861/kkbh.v10i1.97