Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Perdarahan Post Partum: Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.56861/kkbh.v10i1.93Keywords:
Perdarahan PostPartum, faktor resiko HPPAbstract
Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Perdarahan postpartum merupakan kondisi abnormal yang ditandai dengan keluarnya darah dalam jumlah banyak setelah persalinan, yaitu mencapai 500 cc atau lebih. Kondisi ini dapat terjadi pada berbagai kelompok ibu setelah melahirkan dan menjadi salah satu komplikasi yang perlu mendapatkan perhatian serius. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui insiden dan faktor risiko perdarahan postpartum pada persalinan pervaginam. Metode yang digunakan adalah studi literatur sesuai dengan topik penelitian. Literatur diperoleh dari berbagai sumber, khususnya artikel jurnal yang diterbitkan pada tahun 2019–2023. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur meliputi “perdarahan postpartum”, “faktor risiko”, dan “insiden”. Hasil telaah terhadap beberapa jurnal menunjukkan bahwa perdarahan postpartum masih menjadi salah satu komplikasi utama yang berkontribusi terhadap kematian ibu setelah melahirkan. Salah satu penyebab utama perdarahan postpartum adalah atonia uteri. Oleh karena itu, tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya perdarahan postpartum, mulai dari pemantauan dan pemberian asuhan antenatal pada ibu hamil hingga pelayanan persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terampil. Selain itu, diperlukan deteksi dini, penanganan yang tepat, serta rujukan secara tepat waktu apabila perdarahan postpartum tidak dapat ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan awal.