Changes in Blood Pressure Among Pregnant Women Through WhatsApp Reminders, Self-Monitoring, and Preeclampsia Education at Kosambi Clinic, Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.56861/kkbh.v12i1.109Keywords:
hipertensi dalam kehamilan; preeklampsia; reminder WhatsApp; self-monitoring; tekanan darah; deteksi dini.Abstract
Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu kondisi yang memerlukan pemantauan secara berkala dan deteksi dini untuk mengurangi risiko komplikasi pada ibu dan janin. Pemanfaatan komunikasi digital melalui reminder WhatsApp yang disertai self-monitoring tekanan darah dan edukasi preeklampsia dapat menjadi pendekatan pendukung dalam meningkatkan keterlibatan ibu hamil dalam pemantauan kondisi kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian kombinasi reminder WhatsApp, self-monitoring tekanan darah, dan edukasi preeklampsia pada ibu hamil di Klinik Kosambi Tangerang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 ibu hamil yang memperoleh intervensi berupa reminder WhatsApp, pemantauan tekanan darah secara mandiri, dan edukasi mengenai preeklampsia. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi serta lembar observasi. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji paired sample t-test digunakan untuk menganalisis perbedaan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah intervensi. Sebelum intervensi, sebanyak 29 responden (96,7%) berada dalam kategori hipertensi dan 1 responden (3,3%) berada dalam kategori normal. Setelah intervensi, sebanyak 16 responden (53,3%) berada dalam kategori normal dan 14 responden (46,7%) masih berada dalam kategori hipertensi. Rerata tekanan sistolik menurun dari 146,87 ± 6,27 mmHg sebelum intervensi menjadi 133,47 ± 10,82 mmHg setelah intervensi, dengan penurunan rerata sebesar 13,40 mmHg. Hasil paired sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara tekanan sistolik sebelum dan sesudah intervensi (t=7,325; p<0,001). Terdapat perubahan tekanan darah sistolik yang bermakna setelah pemberian kombinasi reminder WhatsApp, self-monitoring tekanan darah, dan edukasi preeklampsia. Kombinasi intervensi tersebut berpotensi mendukung pemantauan dan deteksi dini perubahan tekanan darah pada ibu hamil. Namun, karena penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, perubahan tersebut tidak dapat diatribusikan secara terpisah pada masing-masing komponen intervensi.